Tampilkan postingan dengan label ASUPAN GIZI TEPAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ASUPAN GIZI TEPAT. Tampilkan semua postingan

TIPS HINDARI HIDRASI WAKTU PUASA

Sebentar lagi kita akan berpuasa.  Puasa untuk mendapatkan pengalaman yang multidimensi.   Baik itu pengalaman secara fisikal, elektromagnetik, emosional, mental dan spiritual.   Pengalaman yang berharga itu tentunya akan dialami oleh setiap orang berbeda satu sama lain.

Namun, ada satu hal yang penting dalam menghindari pengalaman fisikal yang biasanya akan terjadi pada saat puasa.  Menghindari  hidrasi pada saat puasa menjadi bagian pengetahuan yang harus diketahui dan dipahami agar supaya puasa kita dapat berhasil .

Pada saat puasa, tubuh kita akan berhenti  mengonsumsi cairan apa pun selama 8 jam. Padahal tubuh kita membutuhkan  8 gelas setiap air. Asupan  cairan ini dapat berupa air mineral, buah-buahan yang mengandung air,  atau makanan berkuah.   Lalu bagaimana kita mengatur pola minum yang baik pada waktu buka dan sahur.

 Sayangnya, kita sering lupa bahwa  sebagian besar dari kita menerapkan  pola minum buruk jadi menjadi penyebab hidrasi, penyakit pencernaan atau penyakit lainnya.

POLA MINUM  BURUK DAN DAMPAKNYA:

Beberapa pola minum buruk yang tak pernah disadari oleh mereka yang akan berpuasa.
Berikut adalah pola minum yang sebaiknya tak dilakukan pada saat puasa:

1. Minuman manis untuk buka dan sahur
Minuman yang mempunyai kandungan kadar gula tinggi sangat tidak baik bagi tubuh kita. Menjelang puasa, selalu tersedia berbagai macam sirup di supermarket.  Gula yang dibuat dalam sirup itu mengandung kadar gula yang tinggi dari fruktosa. Bahkan zat warna yang kimiawai yang membayakan tubuh kita.
Sebuah studi di tahun 2013 menemukan 180,000 orang meninggal karena penyakit jantung, diabetis yang disebabkan oleh konsumsi gula yang berlebihan.     Minuman yang mengandung kadar  gula yang berlebihan akan menyumbangkan asupan kalori yang seharusnya didapatkan dari makanan lain yang punya nutrisi lain. Akibatnya kalori yang berlebihan itu akan membuat badan jadi jemuk.

2. Minuman mengandung Kafein
Nikmat sekali jika pagi-pagi untuk sahur, minum kopi hangat .  Demikian juga pada waktu buka minum teh kental hangat. Kopi yang mengandung kafein. Kafien memiliki kemampuan untuk menghilangkan manfaat dari air di dalam tubuh dan menghilangkan kelembaban. Jika kita ingin menikmati minuman hangat, pilihlah teh hijau atau chamomile.    Paling aman dan terjamin untuk minuman yang dianjurkan adalah Aqua sebagai minuman mineral yang terpelihara.  Aqua dari sumber mata air yang terpilih.

3. Minum sebanyak-banyaknya  (4 gelas penuh)
Ketika tubuh dan badan kita sepanjang hari menguras keringat dan tenaga, kita berpikir harus menggantinya dengan minuman yang banyak supaya tidak hidrasi. Lalu, kita minum sekaligus sebanyak-banyaknya.     Pola minum demikian tidak benar karena tubuh akan langsung kembung dan nafsu makan hilang karena kekenyangan dengan air.   Sebaiknya menerapkan :  “Minumlah dengan air pola minum air putih 2+4+2—yaitu 2 gelas air putih sesudah berbuka, 4 gelas air saat makan malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas air putih pada saat sahur”.

4. Minuman kaleng, penambah energi
Minuman kaleng baik itu soda maupun yang penambah energi  biasanya disukai oleh para remaja, pemuda, pemudi. Promosi dan marketing yang gencar dari iklan minuman soda dan penambah energi membuat para remaja ini yakin akan apa yang diiklankan.   Seolah-oleh  badan mereka akan lebih fit pada waktu puasa jika mengonsumsi minuman kaleng atau penambah energi.   Hal ini sangat bertentangan dengan kandungan dari soda yang banyak mengandung kadar gula darah tinggi, sehingga terjadi lonjakan kadar gula darah, akhirnya banyak yang menderita diabetes, berat badan meningkat, resistensi insulain dan masalah kesehatan lainnya.

Berikut ini adalah TIPS SEHAT MINUM:

1. Tetap 8 Gelas Setiap Hari
google.com

Rata-rata, seseorang membutuhkan asupan cairan sebanyak 8 gelas setiap hari. Asupan cairan ini bisa melalui air mineral, buah-buahan yang mengandung cairan, atau makanan berkuah. Untuk menggantikan cairan yang keluar (keringat, air seni) selama puasa, usahakan penerapan dari pola minum yang benar adalah :  “Minumlah dengan air pola minum air putih 2+4+2—yaitu 2 gelas air putih sesudah berbuka, 4 gelas air saat makan malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas air putih pada saat sahur”.

2. Beri Rasa Pada Air Mineral
google.com

Minum air mineral tidak disukai karena rasa hambarnya.  Apalagi saat puasa, rasa hambar itu jadi hambatan untuk tidak ingin minum air mineral .   Untuk mengatasinya, kita dapat memberi rasa pada air mineral.    Tentunya rasa itu harus dari bahan alami, septong irisan lemon atau jeruk nipis ke dalam air mineral akan terasa lebih segar.   Hindari tambahan berupa gula dan pemanis lainnya.   Sediakan selalu air mineral AQUA yang telah terjamin keamanan proses penyulingannya dari mata air yang sangat jernih.

3. Minum Susu
google.com

Bagi pemula atau anak-anak yang mulai belajar puasa, untuk  mencegah dehidrasi pada anak, kita dapat memberikan susu. Sebuah penelitian yang dilakukan di McMaster University menyebutkan bahwa susu lebih baik untuk menghindari dehidrasi pada anak daripada jenis minuman suplemen atau air karena susu kaya akan kandungan protein, karbohidrat, kalsium, dan elektrolit.

Namun, perlu diingat bahwa jangan mengonsumsi susu yang telah dicampur dengan rasa karena campuran rasa itu sudah mengandung gula yang sangat tinggi sama dengan kadarnya di soda dapat mengakibatkan tingkat kadar gula darah tinggi, menimbulkan diabetis, kegemukan dan dan beberapa penyakit lainnya.

4. Makan Buah Yang Mengandung Banyak Air
google.com

Ingin menghindari dehidrasi dengan cara yang lezat dan tidak membuat bosan? Nikmati buah-buahan segar yang mengandung banyak air, misalnya melon, semangka, jeruk manis dan lain sebagainya. Selain rasanya enak dan mencukupi kebutuhan air, buah-buahan tersebut dapat memberi asupan nutrisi untuk menjaga stamina Anda selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

5. Air Mineral dengan label yang higenis dan layak minum
aqua.co.id

Sekarang banyak sekali ditemukan air mineral isi ulang.  Ternyata,isi ulang yang digunakan banyak yang tidak higenis. Bukan dari air mineral yang benar-benar sudah disuling. Tetapi dari air tanah atau air yang sumbernya tidak diketahui dari mana asal usulnya.  Untuk menghindari dan mencegah terjadinya air yang tidak higenis, siapkan dan gunakan air minuman dengan label yang sudah pasti terjamin, baik itu  jumlah air,  asupan minuman H2O yang cukup. Untuk itu sangat mudah untuk menemukannya, sediakan selalu air mineral galon, atau cup dari AQUA yang sangat terjamin proses penyulingan dari mata air yang sangat jernih.

Asupan air mineral sangat penting perannya dalam puasa agar kita semua terhindar dari resiko hidrasi.  Tips diatas akan dapat membantu kita untuk berpuasa dengan tenang karena kita paham dan sadar pentingnya air dan bagaimana menerapkannya selama berpuasa.

Selamat Berpuasa!


Sumber referensi:
  • Mencegah dehidrasi saat puasa – Intisari Online
  • Sugary Drinks
  • High-fructose corn syrup follies


Read More

KENAPA GEMUK SETELAH PUASA

yahoo.com

Tidak terasa sebentar lagi bulan Puasa akan tiba.  Para umat muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia,  tentunya perlu mempersiapkan  diri untuk menyambut bulan puasa yang suci ini.

Penyambutan bukan hanya secara rohani saja, tetapi juga secara fisik, juga pengetahuan. Mempersiapkan tubuh atau fisik dengan sehat tentunya sangat berguna agar puasa itu dapat sepenuhnya dijalankan.  Agar fisik sehat, tentunya perlu pengetahuan dan pemahaman yang benar tentang “KENAPA GEMUK SETELAH PUASA”.

Terik matahari yang menyengat pada bulan Juni 2015, bahkan dikatakan suhu telah menunjukkan sebatas 35 derajat celcius,  menambah perjuangan berat untuk berpuasa.  Perjuangan berat untuk  melawan malas, keinginan untuk makan atau minum yang enak pada saat buka puasa.   Disinilah keinginan untuk buka puasa dengan makan atau minum enak serta gaya hidup yang salah menyebabkan gemuk setelah puasa.

Untuk melihat gaya hidup terutama minuman, saya melakukan Mini survei. Mini survei ini  saya lakukan dengan teman-teman (25 responden) yang akan melakukan puasa di bulan suci mendatang.


Pertanyaan yang saya ajukan adalah sebagai berikut:
1.    Setelah sahur apa yang anda lakukan: 1. Beraktivitas  2. Tidur    3. Berdoa
2.    Minuman/makanan  untuk sahur:  1. Manis   2. Hangat 3. Makanan berat
3.    Minuman/makanan untuk buka puasa: 1. Manis  2. Hangat  3. Makanan berat
4.    Berapa kali makan setelah Magrib   1. Satu kali   2. Dua kali   3. Tiga kali
5.    Apakah berolahraga selama puasa:   1. Ya     2. Tidak

Responden mini survei ini menyatakan sebagian besar setelah sahur mereka berdoa dan terus tidur lagi.  Minuman untuk sahur adalah manis. Makanan dan minuman untuk buka puasa adalah minuman atau makanan yang mengandung hangat dan manis.   Makan setelah magrib adalah dua kali, yaitu  magrib dengan makanan kecil  dan setelah salat Tawarih makan besar.   Selama berpuasa, sebagian besar tidak berolahraga, hanya sebagian kecil olahraga jika merasa sehat.

GAYA HIDUP YANG BERUBAH:
google.com

Fakta diatas memberikan gambaran bahwa gaya hidup dari pola makan atau minum selama berpuasa akan berubah sesuai dengan kebiasaan sebagian orang menerapkannya.   Saya teringat saat saya masih bekerja.  Ketika puasa tiba, hampir tiap hari saya harus mengikuti pola kebiasaan kantor untuk buka bersama dengan klien atau dengan teman-teman yang akan buka puasa. Buka puasa di restoran yang sudah jauh hari dipesan dengan menu istimewa, ditambah dengan makanan pembuka atau makanan penutup.   Tidak ada yang salah makan di restoran, tetapi menu makanan yang dipesan, seperti nasi dua porsi mengandung karbohirat, rendang jadi menu andalan dimana lemak, kolesterol tinggi,  seperti rendang, ayam goreng,  udang goreng dan sayuran bersantan dimana sumber lemak dan kolesterol tinggi.

Sebelum makan, disediakan menu pembuka seperti es kolak, bubur manis.  Sebagian besar dari menu pembuka puasa mengandung rasa manis. Manis inilah yang membuat kadar tinggi dari gula darah. 
Usulan atau rekomendasi alih-alih minum dan makan es kolak, bubur dan es teh manis, lebih sehat minum AQUA,  tidak mengandung zat yang membuat metabolisme tubuh makin berat.  Minumlah dengan air pola minum air putih 2+4+2—yaitu 2 gelas air putih sesudah berbuka, 4 gelas air saat makan malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas air putih pada saat sahur. Dalam upaya menyebarkan pesan kebaikan pola minum air yang benar selama berpuasa ini,

METABOLISME:
google.com

Asupan yang masuk ke dalam tubuh selama berbuka (sahur dan magrib), membuat metabolisme itu bekerja ke zona pembakaran lemak dan mengurangi kembung saat detoksifikasi (puasa).
Sayangnya, apa yang dibakar itu itu  tidak meningkat karena tidak adanya pembakaran karena  kita tidak bekerja optimal, banyak tidur, tidak berolahraga, tidak menyeimbangkan makan dengan makanan yang sehat  (banyak minum manis menimbulkan kadar tinggi pada gula darah). 

Langkah untuk meningkatkan metabolisme:
•    Pastikan untuk minum banyak air , “AQUA” setiap hari sesuai dengan anjuran air putih 2+4+2—yaitu 2 gelas air putih sesudah berbuka, 4 gelas air saat makan malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas air putih pada saat sahur
•    Biarkan tubuh Anda merasa lapar. Ini pertanda bahwa tubuh Anda membakar lemak!
•    Makanlah setidaknya  yang mengandung protein:  gandum, ikan putih; mengandung sayur-sayuran: selada, brokoli, bayam, kubis, jamur, labu, bawang;   buah-buah:  apel, mentimun, melon.
•    Kurangi suplemen lain kecuali apa yang disarankan oleh dokter, profesional.
•     Bagi penderita diabetis, jantung, makan makanan dari daftar yang disetujui saja.
•     Lakukan olahraga ringan, atau aktivitas yang tidak berlebihan.


MAKAN CEPAT PENYEBAB  GEMUK:
google.com

Menurut ilmuwan,  orang merasa kenyang setelah terpuaskan dengan makanan yang dikonsumsinya. Indikator untuk seseorang merasa kenyang ada dalam tubuh yang bergantung pada hormon dan peregangan respetor dengan memberikan tanda “berhentilah makan”.

Makan terlalu cepat bagian merupakan indikator yang penting dalam mengonsumsi terlalu banyak energi, kenaikan berat badan, penyakit menular, diabet tipe 2, penyakit jantung.

Dr. Meena Sah, Prof Department Kinesiology dari Texas Christian University menyampaikan saat kita makan dan minum lebih lambat, maka rasa lapar itu akan berlangsung lebih lama .

Sebagian besar hormon yang disebabkan makan terlalu cepat  disebut LEPTIN. LEPTIN diproduksi dalam sel-sel lemak dan dikirim ke otak untuk mengatur pembakaran lemak, kelaparan, keinginan rasa kenyang.
Penelitian lain menunjukkan bahwa LEPTIN berinteraksi dengan neurotransmitter yang disebut DOPAMINE. DOPAMINE dihubungkan rasa yang puas setelah kenyang.

Teori lain mengatakan makan terlalu cepat artinya orang tidak memberikan kesempatan kepada hormon untuk bekerja.  Diperlukan waktu 20 menit bagi otak dan perut untuk merasa kenyang.   Oleh karena itu sangat makan secara cepat, makanlah lebih lambat maka rasa lapar itu akan berlangsung lebih lama.

 Tangerang, 3 Juni 2015
Ina Tanaya


Sumber referensi:
•    A Metabolic Fast for Fat Loss, Dr. Oz
•    Fasting: Types, Benefit and Risks
•    Rahasia Terkini Awet Sehat


Read More
Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...