Tampilkan postingan dengan label ODOA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ODOA. Tampilkan semua postingan

KRITERIA BUSANA KERJA YANG TEPAT



Salah satu survei dari lembaga  psikologi yang terkenal mengatakan bahwa  pakaian yang dikenakan oleh seseorang ke kantor dapat mempengaruhi citra profesionalnya. 
Apakah hal ini dapat dikatakan bahwa jika ingin dianggap profesional , Anda harus berpakaian tepat, rapi, serta hebat? 

Memilih busana kerja atau pakaian kantor , tentu berbeda dengan pakaian pesta, pakaian informal untuk santai.   Kantor adalah suatu tempat yang lebih formal dari tempat lain seperti restoran, bioskop, hiburan, liburan.   Agar dapat berpenampilan sopan, sebaiknya Anda memperhatikan hal-hal yang dapat dianggap tidak mencerminkan profesionalitas kita:

  • Sesuaikan pakaian kerja sesuai dengan bidang/industri dari perusahaan.  Jika perusahaan tempat bekerja adalah bidang kreatif, maka dapat diberikan kelonggaran kepada para karyawannya untuk berbusana kasual.

  • Berpenampilan sopan.   Perusahaan adalah tempat bekerja bukan untuk berekreasi.  Lebih baik jika Anda menggunakan pakaian yang tidak ketat.  Pakaian ketat yang memperlihatkan semua lekuk tubuh akan mengundang berbagai godaan, serta gangguan dan bahkan memperikan kesan yang tak sopan.  Pasalnya pakaian terlalu ketat membuat Anda terlalu “mengobral”” aset tubuh.

  • Parfum sebaiknya tak digunakan terlalu banyak. Arom parfum yang terlalu semerbak, dan menimbulkan aroma tajam akan mengganggu orang lain yang mungkin alergi terhadap bau-bauan.  Sebaiknya pilihlah aroma lembut. Gunakan dalam jumlah secukupnya , semprot sedikit di bagian terntu dan seperti pergelangan tangan dan leher.

  • Gunakan celana panjang formal.  Celana jins jika boleh digunakan di perusahaan/kantor, sebaiknya pilih yang sopan, enak dipandang, yang mengesankan bahwa Anda profesional.

  • Celana pendek.  Apabila perusahaan tak memiliki peraturan khusus untuk penggunaan celana pendek, sebaiknya tak menggunakannya.  Penggunaan celana pendek mencerminkan bahwa anda kurang serius untuk bekerja.

  • Perhiasan.  Bagi perempuan/wanita, perhiasan merupakan pelengkap busana.  Tentu perhiasan yang  cocok, serasi, warnanya dan bentuknya tidak berlebihan, akan membuat lebih anggun dan modis. Tetapi hindari penggunaan perhiasan yang heboh, kalung,leontin, anting, giwang, gelang yang semuanya dipakai bersamaan sehingga citra penampilan busana yang profesional tidak lagi ada.


 Tulisan ini diikutsertakan dalam kontes/lomba:  One Day One Article/ODOA
Read More

KRISIS BBM BERSUBSIDI, naik harganya atau keluar dari “Comfort Zone?”




Di minggu-minggu yang terakhir ini kelihatan sekali banyak warga harus antri berjam-jam, bahkan ada yang rela untuk tidur semalam suntuk di SPBU untuk mendapatkan BBM premium.

Fenomena yang berjangkit di masyarakat ini sungguh tidak enak  dirasakan dan dipandang dan tidak selayaknya terjadi apabila distribusi dari BBM dari Pertamina ini benar-benar disosialisasikan dengan layak.
Pasalnya sejak 18 Augustus 2014, Pertamina mengurangi distribusi BBM bersubsidi agar kuota tahun ini tidak terlampaui.  Berdasarkan Anggraan Pendapatan dan Belajana Negara Perubahan (APBN-P) 2014, kuota BBM bersubsidi sekitar 46 juta kiloliter (kl) yang terdiri dari 29,9 juta kl premium dan 15,16 juta kl solar.

Akhir juli menurut Pertamina penggunaan premium bersubsidi telah mencapai 8,12 kl, diatas alokasi APBN-P yang sebanyak 80,240 kl. Untuk solar, pemakain rata-rata perhari  43.207 kl, melebih alokasi dalam APBN-P sebanyak 41.452 kl. Per hari.
Ditegaskan bahwa premium bersubsidi akan habis pada tanggal 5  Dsembers 2014, soar akan habis pada 5 Desember  2014, dan secara umum akan kekurangan 1,35 juta kl. BBM Bersubsidi, ujar Hanung, corporate Communication Pertamina.

Melihat kondisi diatas, kita sebagai rakyat yang seharusnya mengetahui posisi dan kondisi BBM bersubsidi, seharusnya juga ikut mengatasi kekurangan pasokan BBM Bersubsidi. Bukan dengan cara memborong , membeli dalam jumlah yang banyak (banyak yang bawa jerigen demikian banyak), ada juga yang jual  BBM Subsidi di sekitar SPBU dengan harga yang jauh mahal untuk mendapat keuntungan .

Pemerintah diharapkan untuk menormalkan distribusi BBm dengan penambahan pasokan BBM dalam 2 atau 3 hari lagi.  Subsidi energi Rp.350 triliun menyebabkan deficit fiskal indonesia lemah dan kedodoran.



Namun, kita sebagai warga negara yang baik tentu juga ikut membantu untuk solusi yang konkrit:
  • Hemat energi BBM subsidi: Gunakan angkot / kereta api untuk berangkat bekerja sebagai pengganti naik mobil atau motor  (Masih terkendala dengan infrastruktur dan transportasi yang tidak memadai dan layak keamanannya).

  • Hemat energi BBM subsidi:  Jalan kaki ke tempat yang dapat dijangkau, misalnya ke pasar, ke sekolah (yang dekat) untuk anak-anak TK

  • Hemat energi BBM  subsidi:   Naik pool car:  disebut dengan antar jemput sekolah/kerja

  • Hemat energi BBM subsidi:   Memakai cukup 1 mobil saja, tidak perlu ada 3 mobil untuk 3 anggota dalam satu keluarga.

  • Hemat energi BBM subsidi:  Jika harga harus naik hingga dua kali lipat (diharapkan naik bertahap, dan akan mencapai 2 kali lipat pada tahun 2017):  Prioritaskan dan hitung pemakain BBM dalam keluarga , berapa per hari/per bulan/per tahun. Hitung jika dapat dikurang berati menghemat berapa?
  • Hemat energi BBM subsidi:  Bagi yang mampu, beralihlah menggunakan Pertamax, Shell (Mahal tetapi mesinnya lebih kuat dan irit dalam maintenance).
 
Semoga krisis BBM bersubsidi akan berakhir dan pasokan normal kembali, rakyat juga berhemat menggunakan energi yang makin langka dan mahal.

Tulisan ini diikut-sertakan dalam Kontes/Lomba One Day One Article - ODOA:
Read More
Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...