HARMONI MUSIK DARI SURGA INDONESIA, BALI

Bali dikenal dengan kekayaan alam.  Topografi alam, dari pantai yang memanjang dari utara ke selatan, pegunungan yang membentang  sepanjang  dari barat hingga timur,  padi yang menghijau bak hamparan permadani, danau diantara gunung yang  luar biasa indahnya:




Kecantikan dan keindahan alam, ternyata juga dilengkapi dengan budaya,seni yang melekat di setiap sendi kehidupan warga Bali.

Lengkap sudah kekayaan alam dan budaya. Budaya yang kaya itu bukan hanya dinikmati oleh orang Bali saja.   Namun, undangan bagi pencinta dan budayawan serta seniman dunia datang ke Bali untuk menyajikan pesta musik etnik spetakuler dari Festival musik etnik dan forum kebudayaan.

Pementasan pemusik etnik terbaik dari berbagai negara ini disajikan dalam rangka World Culture Forum di Nusa Dua, Bali pada tanggal Selasa 26 November 2013.

Indahnya dan terpesonanya para penonton ketika terdengar suara alunan lagu Bali "Taksu" dalam tiupan deagum Lee Chang Seon dari Korea.   Sekejab sunyi senyap tanpa suara penonton, hanya terdengar lantunan suara seruling bambu khas Korea berpadu dengan suara gitar,bass dan drum.  Alunan itu merasuk ke dalam jiwa penonton  hingga kesenyapan timbul untuk dapat menikmatinya.

Franky Raden sebagai Director World Music Forum, mengajak masyarakat dunia dan musisi seluruh dunia, ''Kita kaya akan keragaman budaya,etnik,kreativitas dalam bermusik , dan mari menghargai keberadaannya meski latar belakang kita berbeda-beda," kata Franky.

Sesuai dengan tema dari pementasan, "We are One in Harmony", mereka yang berdatangan dari penjuru dunia dan benua dengan membawa ciri khas mulai alat musik,gaya, alunan nada masing-masing.

Alat musik seperti rebanan,seruling,kendang,kora,harpa, mengeluarkan bunyi-bunyian dan suara yang indah dari petikan tangan-tangan trampil, liriknya bertemakan cinta yang syahdu , sampai kepada rock yang menggemparkan telinga dan hati yang mendengarnya.

Yang menarik dari semuanya adalah sebuah grup atau kelompok pemusik berasal dari Rusia menamakan kelompoknya "Kami CInta Indonesia", pemilihan nama Indonesia karena mereka cinta kepada Indonesia.

Nyanyian, musik, mengajak semua dari penonton maupun kita semua sebagai warga dan bangsa Indonesia, ikut merasakan keindahan dan kebersamaan harmoni kehidupan lewat nyanyian dan musik.  Indonesia  Hebat.  Memukau ketika akhirnya mereka bernyanyi bersama  Rayuan Pulau KElapa yang aransemen dibuat dalam aliran rock. dan dinyanyikan dalam bahasa Rusia.


Terciptalah harmoni musik di pulau yang merupakan surga Indonesia dan dunia, Bali.
Sungguh, melalui musik etnik keberagaman,keindahan, kesatuan menjadi bentuk yang sangat harmoni ,menyatu dalam keindahannya.  Indonesia Hebat.



Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Indonesia Hebat:


Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...