DI TANGAN DESIGNER, TENUN NTT MENDUNIA

Tenun NTT
Para pengrajin dari NTT sekarang boleh bangga dengan hasil jernih payahnya.   Proses pengrajin membuat tenun ikat sangat panjang.   Tenun ikat sadalah salah satu tehnik menenun warisan leluhur rakyat NTT.  Terdapat 22 jenis di wilyaah provisinsi dan masing-masing memiliki motif , paling tidak tujuh motif tenun.

Tiga cara atau tehnik menenun, tenun ikat, tenun buna dan sotis.

Dari benang-benang yang mereka peroleh, pengrajin atau penenun hanya bisa berhasil menyelesaikan satu kain tipis dalam jangka waktu bulan. Untuk yang sedang akan memakan waktu sekitar dua bulan.

Tenun ikat yang tebal tak disukai orang di luar NTT karena itu mereka hanya menyimpan sebagai benda koleksi.


Pamor dari tenun NTT sangat menyedihkan jika tidak ada bantuan dari para designer.
Bantuan untuk membina para penenun mengerjakan motif, pewarnaan, dan diajarkan agar lebih mempercepat kerja proses produksi dengan bekerja secara kelompok.
Alat tenun yang digunakan masih sangat trasdisonal.  Dengan adanya bantuan dari designer, disediakan alat tenun bukan mesin (ATBM).   Dengan adanya ATBM maka dapat dihasilkan tenun ikat dalam jangka waktu singkat dan lebih panjang, yaitu sekitar 10 meter sedangkan untuk yang tradisional sekitar 2,5 meter.

Bantuan dari designer untuk pemasaran sangat efektif. Seringkali diadakan fashion show dan di masukan dalam galery, permintaan pun akan tenun NTT menjadi lebih besar dan dikenal oleh banyak orang bahkan oleh orang asing.

Seni, budaya serta hasil kreativitas para penenun akan makin berkembang. Indonesia Hebat.

Mari terus maju pengrajin tenun NTT, kembangkan inovasi ,kreativitas dan potensi menjadi aset dari potensi bangsa Indonesia.  Indonesia Hebat.

Tulisan ini dibuat dalam rangka ikut berpartisipasi Kontes NgeBlog Indonesia Hebat:



Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...