SARAPAN: LEZAT DI LIDAH, SEHAT DI TUBUH

“Human rights start with breakfast” – Leopold Sedar Senghor

 Seorang mantan presiden Senegal yang telah menjabat selama dua dekade, mengatakan makna dari kata tersirat diatas itu adalah pemenuhan hak asasi manusia yang paling dasar . Apakah pemenuhan kebutuhan dasar? Kebutuhan dasar dari pemenuhan makan pagi atau sarapan lebih penting dari pemenuhan bicara soal ranah kebebasan berekspresi, berpolitik, dan bebas dari diskriminasi.

 Logika sederhananya , dengan makan pagi atau sarapan pagi akan didapatkan nutrisi yang baik dan akan menumbuhkan kesehatan dan pendidikan yang lebih baik. Pada akhirnya akan berujung dengan perbaikan sendi-sendi kehidupan. Riset menunjukan bahwa murid-murid yang bersantap sarapan memiliki nilai akademis yang lebih baik. Secara ilmiah, sebuah riset dilakukan di 1,400 sekolah di California, AS, membuktikan bahwa murid yang menyantap sarapan akan memperlihatkan peningkatan kemampuan kognitif, visual dan memori dibandingkan dengan murid yang tidak sarapan.

Tingkat manfaat dari sarapan pagi diibaratkan beraneka ragam, sebagai contoh, ukuran baju L (untuk makan siang ukuran baju M, makan malam ukuran baju S). Ada lagi yang mengibaratkan sarapan sebagai makanan raja, makan siang sebagai pangerann dan makan malam sebagai pengemis. Perumpamaan ini menjadi benang merah bagi kita mengenai pentingnya sarapan dari nutrisi , menyeimbangkan gizi sehingga tak ada lagi yang kekurangan atau kelebihan. Energi sarapan pagi sudah diketahui manfaatnya bagi belajar maupun bekerja.

Setahun yang lalu, Program Sarapan Pagi atau yang disebut Pekan Sarapan Nasional  pada tanggal 14-20 Februari 2013 diresmikan oleh pemerintah sebagai Pekan Sarapan Nasional (PESAN). Artinya pemerintah telah bertekad agar masyarakat Indonesia dapat menggunakan sarapan pagi sebagai titik tolak untuk sehat dan cerdas. PESAN didukung oleh empat organisasi gizi dan pangan di Indonesia, yaitu Perhimpunan Peminat Gizi dan Pangan (PERGIZI PANGAN) Indonesia, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), dan Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI)

Berangkat  dari asupan breakfast yang bergizi, saya sempat meneliti dan mencermati sarapan yang mengandung protein dan berserat tinggi untuk membantu pencernaan. Sereal gandum,buah-buahan, dan sayuran adalah pilihan yang paling baik . Mengkonsumsi gandum dewasa ada banyak cara, pilih yang mengandung 100 persen gandum alami. Cara mengkonsumsi bisa menggunakan susu atau yoghurt untuk memberi rasa dan yoghurt untuk rasa dan memperlancar pencernaan.

Sarapan dengan serat tinggi dikatakan mampu untuk menurunkan resiko penyakit jantung, tubuh mendapat vitamin dan mineral alami. Juga serat tinggi dapat membuat tak cepat lapar sehingga umumnya membuat bobot tubuh lebih stabil.

Berkat dari PESAN ini, saya mulai mempraktekan sarapan pagi bagi anak saya yang saat ini sudah mahasiswi. Dia tinggal tidak bersama saya. Dia harus tinggal sendirian di suatu apartemen. Rutinas bangun pagi pukul 7.00 , membereskan semua keperluan pribadinya, mulai dari menyiapkan sarapan pagi sendiri, menu yang dipilih untuk sarapan pagi adalah yang lezat di lidah,sehat untuk tubuh, dan cepat dimakan, roti tawar gandum. Roti gandum di Australia adalah “the best” karena dari gandum 100%. Roti gandum itu jika ingin dihangatkan, bisa dimasukkan ke dalam oven sebentar. Untuk minuman , susu segelas atau milo atau youghurt tanpa rasa karena tidak suka menggunakan pemanis. Menu sarapan ini sangat praktis, sekaligus menyehatkan.

Jika libur, dia membuat menu sarapan klasik yang sangat disukai sejak zaman dulu. Sebutir telur rebus yang mengandung protein tinggi pengganti sarapan praktis,sehat dan mengenyangkan. Tambahkan selembar atau dua lembar roti gandum tanpa banyak menggunakan mayones. Dengan makan sarapan seperti ini, maka dijamin makan siang tanpa terlalu lapar karena porsi sarapan cukup mengenyangkan.

 Apabila ada waktu lagi, maka buah yang mengandung serat, sekaligus vitamin dibutuhkan tubuh. Saya selalu memberikan multi vitamin untuk pre-tenager. Tetapi jika anak saya tak mau, dia dapat memilih multi vitamin yang memang sesuai dengan kebutuhannya. Berhubung anak saya tak punya juicer atau blender, maka untuk makan buah yang praktis , dia mengkonsumi pisang, apel , serta beberapa peer. Pisang mengandung karbohidrat tinggi, tetapi tidak membat tubuh cepat merasa lelah atau mengantuk. Apel, sangat kaya vitamin A,B 1-3,5,6,9 dan vitamin C, mineral dan fitokimia, antioksidan untuk melawan radikal bebas.



SARAPAN TAK SEHAT: 
  • Tak memasak instan karena makanan instan biasanya tak mengandung nutrisi sama sekali. 
  • Kurangi mengonsumi makanan yang dibakar,terutama makanan yang dibakar hingga gosong. Makanan godong dapat mengubah struktur protein dan DNA atau inti sel bahan makanan yang dibakar.
  • Kurangi makanan yang digoreng . Hindari Trans Fatty Acid atau disebut lemak jenuh karena dapat meningkatkan lemak jahat. Contohnya Fried Chicken (KFC).

SARAPAN SEHAT:
  • Pertama: makan yang kaya serat. Jika kita sarapan dengan makanan tinggi serta, makan siang bisa 90 kalori lebih sedikit dibandingkan dengan Anda yang tidak makan tinggi serat. Hal ini menurut penelitian di The VA Medical center, Minneapolis.
  • Kedua: tambahkan buah-buahan dan sayauran segar una menyuplai tubuh kita dengan vitamin,mineral dan fitokemikal agar tubuh berfungsi optimal dan ini sangat dianjurkan oleh National Academi of Sciences di Amerika Serikat 
  • Ketiga: Jika memiliki waktu untuk sarapan, sekurangnya awali hari kita untuk dengan jus buah. Coba pisang dengan satu atau dua jenis buah. Ini menurut saran dari David Rybakc dalam Look Ten Years Younger, Lieve Ten Years Longer.
  •  Keempat: sup merupakan alternatif sebagai pembangkit selera. Sup cenderung mengurangi jumlah makanan pokok yang kita makan.

Mari kita semua ikut dalam menciptakan lezat di Lidah dan sehat untuk tubuh dengan sarapan pagi yang  bernutrisi baik  dan perkembangan tubuh kita.




Sumber-sumber referensi:
Awet Sehat , dr. Phaidon L.Toruan MM & dr. Widya Murnis, MARS
Kompas : Sarapan
Pekan Sarapan Nasional Indonesia 2013:



Tulisan ini diikut-sertakan dalam Lomba Menulis #sarapansehat, untuk keterangan lebih lengkap silahkan klik

Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...